Selasa, September 16, 2008

Terbang Tanpa Sayap

Sore itu ada lomba17 Agustusan...di desa Kecubung, pertandingan final memindahkan bendera akan dimulai. Setiap peserta nampak bersiap. Tampak di sana anak-anak usia TK. Ada Hasbi, Mamat, Hafidz, Adon, dan Robi. Panitia memberi aba-aba: "Persiapan...Satu...Dua...Tigaaa". Para peserta meluncur bagaikan anak panah. Ada yang memasukkan bendera ke dalam botol dengan lancar. Ada yang larinya cepat, masukkan benderanya tersendat-sendat. Ada yang jatuh. Ada juga yang botolnya jatuh, sehingga benderanya keluar lagi. Setelah bolak-balik 5 kali, akhirnya lomba tersebut dimenangkan oleh Hasbi. "Juaranya Hasbi....", teriak panitia. Si kecil Hasbi masih terengah-engah, ketika merasakan "keheningan sejenak" di tengah gemuruhnya penonton. Tampak olehnya ayah, ibu, dan kakaknya yang ikut menonton tersenyum dengan bangganya.

Lies harap-harap cemas menanti pengumuman hasil ujian CPNS. Jantungnya berdebar-debar....perutnya mulas-mulas mulai pagi. Maklum Lies sudah mengikuti tes CPNS sudah 9 kali. Jadi tes tahun ini merupakan yang ke 10 kalinya. Dalam benaknya... apakah dirinya harus mengikuti tes yang ke 11 kalinya, jika gagal tahun ini. "Kring...kring...kring...": Suara telpon rumahnya membuyarkan lamunannya. "Bu Lies...selamat ya nama ibu tercantum di pengumuman melalui internet...ojo lali bancaanne... (jangan lupa syukurannya)"terdengar suara teman ngajarnya. Deeg...jantungnya terasa berhenti sejenak. "Yang bener bu... terima kasih yaa" ucapnya dengan nada gemetar. Alhamdulillairobbil'alamin ucapnya sambil sujud syukur. Ternyata Allah mendengar doanya.

Dua kisah tersebut adalah sebagian kecil dari jutaan kisah yang ada tentang keberhasilan, kesuksesan. Perasaan yang dirasakan oleh si kecil Hasbi dan Ibu Lies saat "sejenak" itulah yang dinamai "terbang tanpa sayap". Biasanya semakin berat perjuangan (ujian, medannya, pertandingannya, dan lombanya), semakin terasa terbang tanpa sayap'nya.

Jika sesorang sudah merasakan jiwa terbang tanpa sayap, orang tersebut cenderung terinspirasi untuk mendapatkan perasaan kembali (ada istilah ingin mengulang sejarah katanya). Salah satu contoh: Seseorang yang meraih rangking 1 di kelasnya, akan berusaha keras belajarnya agar di tingkat berikutnya mendapatkan rangking yang sama.

Apakah kita menginginkan terbang tanpa sayap hanya sekali..2 kali...3 kali...10 kali...1000 kali? Hanya kita yang dapat menjawabnya.






Tidak ada komentar:

Jenis-Jenis Pengelasan

1. Shielded Metal Arc Welding ( SMAW ) SMAW adalah salah satu jenis pengelasan yang menggunakan loncatan electron ( busur listrik ) sebagai ...